slot gacor
slot bonus 100
mahjong slot

Fabio Kena Semprot Usai Kritik Mesin V4

Fabio Kena Semprot Usai Kritik Mesin V4

Fabio Kena Semprot Usai Kritik Mesin V4

Fabio Kena Semprot Usai Kritik Mesin V4 – Keasabaran Yamaha mulai menipis dikarenakan sebuah kritik dari fabio soal pengmbangan mesin V4.

Petinggi tim Yamaha MotoGP, Paolo Pavesio, memberikan tanggapan ategas terhadap kritik yang di lontarakan oleh pembalap andalah mereka, Fabio Quartararo. Menurut Pavesio, keluhan yang terus di lontarkan Quartararo mengenai performa motor tidak membantu upaya Yamaha yang sedang berupa keras kemnali bisa bersaing melalui proyek mesin V4 baru.

Setelah melalui beberapa musim yang sulit, parikan asal jepang itu kini sepenuhnya fokus pada pengembangan mesin V4, yang telah di konfirmasi akan menggantikan desain mesin inline-four yang telah lama di gunakan.

Mesin V4 ini di anggap vital, tidak hanya untuk meningkatkan daya saing tim tetapi juga untuk meyakinkan Juara DUnia, Fabio Quartararo, agar memperpanjang kontraknya melampaui musim 2026.

1. Yamaha Mulai Emosi

Meskipun Quartararo mencatat waktu lap yang lebih cepat engan motor V4 di bandingkan mesin lama pada tes Valencia, ia tetap tidak memberikan pujian. Quartararo hanya menyatkan bahwa ia menyukai cara V4 di kendarai, tetapi belum memberikan apresiasi kuat sejak uji coba pertamanya di Misano pada September lalu.

Dengan keputusan mengenai masa depannya yang akan di ambil pada awal 2025, Quartararo menekankan ia tidak punya waktu untuk menunggu mesin V4 menjadi kompetitif. Namun, pernyataan terbuka Quartararo yang terus mengeluh kondisi motor tampaknya mulai mengikis kesabaran manajemen Yamaha.

Dalam wawancara dengan Speedweek, Pavesio megnungkapkan pemahamannya dari sisi manusiawi, namun menekankan profesionalisme yang harus di jaga.

Baca juga : Buleleng Juara Umum Tenis Meja

Saya memahami furstasi yang terkadang anda rasakan. Tetapi kita semua profesional dan berada di perahu yang sama. Kami menawarinya kesempatan untuk balapan untuk yamaha, dan dia menerimanya. Telalu banyak mengeluh di depan umum tidak membantu komitmen perusahaan, ujar Pavesio kepada Speedweek dari crash, sabtu.

2. Yamaha Berusaha Bangkit

Meskipun Quartararo menunjukkan frustasi, data musim 2025 menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan di bandingkan musim sebelumnya. Quartararo mengakhiri musim di posisi kesembilan klasemen, unggul 122 poin dari pembalap Yamaha yang terdekat berikutnya, jack miller dari tim pramac.

Pembalap prancis ini meraih lima pole position dan satupoduim di sirkuit Jerez, serta nyaris memenangkan MotoGP Inggris 2025 sebelum terhamb at masalah motor. Meskipun Yamaha finis terakhir di klasemen konstruktor, Paveiso menanggapi keluhan Quartararo dengan menyoroti kemajuan yang telah di capai pada motor inline four yang lama

Exit mobile version