slot gacor
slot bonus 100
mahjong slot

Hasil Race 1 ARRC 2025

Hasil Race 1 ARRC 2025

Hasil Race 1 ARRC 2025

Hasil Race 1 ARRC 2025 –  Fadillah Arbi Juara Asia AP250, Adenanta Putra Masih Harus Berjuang.

Sukses menjadi juara Asia Road Racing Championship 2025 kela Asia Production 250. Sementara itu, Mohammad Adenanta Putra gagal finis pada race 1 kelas Supersport 600.

Race 1 seri terakhir ARRC 2025 itu di gelar di Chang Internasional Circuit,

Buriram, Thailand, sabtu (6/12/2025) siang WIB. Arbi start dari posisi 2 kelas AP250 Sementara Adenanta memulai dari urutan 7 kelas  SS600.

1. Arbi Aditama Juara Asia

Arbi sukses menjadi juara usai memeenangi balapan 1 kelas AP 250.
Pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu sekaligus mengunci gelar juara Asia yang pertama dalam kariernya.

Rider Astra Honda Racing Team itu sebetulnya hanya perlu menjaga selisih poin dengan izam ikmal di posisi dua. Sebelum lomba, Arbi unggul 36 poin. Ia cukup kehilangan maksimal 10 poin jika ingin menjadi juara.

Namun Arbi tetap tancap gas. Ia mampu mengalahkan lawan-lawannya dan merebut posisi terdepan saat finish. Alhasil, ia dipastikan jadi juara dengan 1 seri tersisa atau balapan kedua yang di gelar esok hari. Minggu 7 desember 2025.

2. Adenanta Putra Jatuh

Nasib sial di alami Adenanta putra. Memulai balapan SS600 dari posisi 7, ia malah terjatuh di putaran 1 dari 12 yang di lombakan. Alhasil, poinnya tertahan di angka 152.

Untung bagi Adenanta, sang pesaing yakni kasma Daniel kasmayudin hanya bisa finis di urutan 5. Pria asal Malaysia itu mengoleksi 10 poin dan berbalik unggul di klasemen dengan 154 angka.

Peluang bagi Adenanta untuk di kelas SS600 masih terbuka lebar. Ia hanya perlu meraih 3 poin lebih banyak dari kasma untuk mengunci titel juara Asia pada minggu 7 Desember 2025 pukul 15.15 wib.

Baca juga : info-jadwal-bimtek-diklat-pelatihan.com

Sebagai seorang pembalap motor yang resmi, dengan tujuan menjadi juara 1 pasti di inginkan oleh semua orang, namun hal itu tidaklah mudah di dapatkan, karena perlu hasil usaha dan kerja keras yang extra dan yang pasti dengan support motor yang digunakan.

Karena setiap tim memiliki sistem engine tersendiri, mulai dari fokus di kecepatan lusur, atau kestabilan motor ketika corneling atau berbelok. Hal itu bisa  di setting ketika sudah mengetahui sirkut seperti apa yang akan di gunakan. Lebih menggunakan  trek lurus atau trek berbelok.

Yang pasti, menjadi faktor utama untuk juara itu dari pembalap itu sendiri, sudah memahami pola sirkuit yang akan di gunakan, baik itu pengambilan posisi ketika berbelok atau tarikan ketika trek lurus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *